
Ilustrasi Harga Minyak bumi naik. Foto/Liputan6/Sangaji
POSSINDO.COM, Ekonomi
- Harga minyak naik lebih dari 1% setelah Israel menyerang Qatar. Serangan ini
dilakukan Israel kepada pimpinan kelompok militan Palestina, Hamas, di Doha,
Qatar.
Mengutip dari CNBC, Kamis (11/9/2025) harga minyak mentah
berjangka Brent naik US$ 1,10 atau 1,66% menjadi US$ 67,49 per barel.
Kemudian minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS
naik US$ 1,04 atau 1,66%, ditutup pada US$ 63,67 per barel.
Harga minyak juga diketahui dipengaruhi oleh ketegangan
geopolitik ketika Polandia dengan Rusia berperang. Polandia marah akibat drone
yang diduga milik Rusia masuk ke wilayahnya.
Bersama militernya, Polandia menembak jatuh sejumlah drone
tersebut. Hal ini menandai pertama kalinya anggota NATO melepaskan tembakan
dalam perang tersebut.
Selain itu, harga juga dipengaruhi dengan desakan Presiden
AS Donald Trump yang ingin Uni Eropa mengenakan tarif 100% terhadap China dan
India sebagai pembeli utama minyak Rusia.
Sumber: finance.detik.com