
Rapat konsolidasi
teknis yang digelar di Ruang Rapat Hotel JS Luwansa, Jakarta, Kamis
(22/1/2026).
Foto/IST
POSSINDO.COM, JAKARTA – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menginstruksikan percepatan finalisasi desain tiga jembatan strategis dalam rapat konsolidasi teknis yang digelar di Ruang Rapat Hotel JS Luwansa, Jakarta, Kamis (22/1/2026).
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati H. Shalahuddin, didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan dan Sekretaris Daerah Muhlis, serta dihadiri tim teknis terkait. Pertemuan ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan perencanaan berjalan sesuai jadwal sehingga proses pembangunan fisik dapat dimulai pada tahun 2026 tanpa kendala berarti.
Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya manajemen waktu, ketepatan strategi, serta komitmen dari seluruh tim teknis dalam menyelesaikan tahap perencanaan dengan baik.
“Waktu terus berjalan. Kita harus mengetahui apa yang harus dilakukan dan strategi apa yang harus dijalankan. Jangan ada lagi penundaan, karena jika tahap desain terlambat, maka seluruh proses pembangunan juga akan ikut tertunda,” tegasnya.
Menurut Bupati, konsolidasi desain merupakan langkah penting untuk memastikan proses konstruksi nantinya dapat berjalan lancar tanpa hambatan teknis di lapangan.
Ia menyebutkan tiga jembatan yang menjadi fokus pembahasan dalam rapat tersebut, yakni Jembatan Sikan–Tumpung Laung, Jembatan Lemo, dan Jembatan Lahei.
“Hari ini saya mengumpulkan seluruh tim teknis untuk memastikan desain tiga jembatan besar ini benar-benar matang. Pesan saya jelas, jangan ada lagi penundaan,” ujarnya.
Ketiga proyek jembatan tersebut merupakan bagian dari program prioritas pembangunan infrastruktur Pemerintah Kabupaten Barito Utara yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Jembatan Sikan–Tumpung Laung dan Jembatan Lemo diharapkan dapat menjadi jalur alternatif yang mampu mempersingkat waktu tempuh serta menekan biaya logistik. Sementara itu, Jembatan Lahei akan memperkuat konektivitas wilayah Barito Utara bagian utara.
Bupati menambahkan bahwa pembangunan jembatan-jembatan tersebut juga akan berdampak langsung pada kemudahan akses masyarakat terhadap berbagai layanan dasar.
“Tiga jembatan ini menjadi kunci agar mobilitas masyarakat semakin lancar, biaya logistik lebih efisien, serta akses menuju layanan kesehatan dan pendidikan semakin mudah. Kita harus bergerak cepat demi Barito Utara yang maju dan sejahtera,” pungkasnya.
Dengan konsolidasi desain yang matang, Pemerintah Kabupaten Barito Utara optimistis pembangunan tiga jembatan strategis tersebut dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.(Wan)