Bupati Shalahuddin Ingatkan Pedagang Pasar Ramadhan Jaga Kualitas Pangan dan Kebersihan

Bupati Barito Utara Shalahuddin bersama Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan dan Sekda Muhlis saat meninjau langsung aneka takjil di Pasar Wadai Muara Teweh, (19/02/2026). Foto/IST

POSSINDO.COM, Muara Teweh
Peresmian operasional Pasar Ramadhan 1447 Hijriah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Barito Utara yang bertempat di kawasan Jalan Imam Bonjol, tepatnya di depan Masjid Raya Shiratal Mustaqim, Muara Teweh pada (19/02/2026). Agenda tahunan ini diselenggarakan sebagai pusat kuliner berbuka puasa sekaligus sarana pendukung bagi perputaran ekonomi kreatif di wilayah ibu kota kabupaten.

Bupati Barito Utara, Shalahuddin, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kehadiran pasar musiman ini merupakan instrumen penting bagi penguatan ekonomi masyarakat menengah ke bawah. Fokus utamanya adalah memberikan ruang bagi para pelaku usaha mikro untuk mendulang pendapatan tambahan selama bulan suci. "Pasar Wadai (kue) Ramadhan bukan sekadar tempat berjualan takjil dan makanan berbuka, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan dan interaksi sosial masyarakat," ungkapnya, Kamis sore.

Pemerintah daerah memandang kegiatan ini memiliki nilai lebih dari sekadar transaksi jual beli, yakni sebagai media pelestarian kekayaan kuliner khas daerah. Dengan adanya wadah ini, berbagai jenis kudapan tradisional tetap terjaga keberadaannya dan dikenal luas oleh generasi muda sebagai identitas budaya lokal.

Dukungan penuh terhadap sektor UMKM ditegaskan sebagai komitmen jangka panjang pemerintah daerah untuk mencetak pelaku usaha yang kompetitif. Shalahuddin berjanji akan terus menyediakan fasilitas yang layak agar para pedagang kecil memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan naik kelas.

Selain aspek ekonomi, faktor kesehatan konsumen menjadi perhatian utama yang ditekankan kepada seluruh pedagang. Bupati menginstruksikan agar standar kebersihan lapak dan keamanan bahan pangan benar-benar dijaga ketat agar tidak merugikan masyarakat pembeli. “Saya mengajak seluruh pedagang untuk menjaga kualitas produk dan kebersihan lingkungan, sehingga pasar ini menjadi contoh pasar yang tertib, nyaman, dan aman bagi seluruh pengunjung,” tuturnya.

Integritas dalam berdagang juga menjadi pesan moral yang disampaikan kepada para pengelola lapak agar mengutamakan kejujuran dalam setiap transaksi. Pelayanan yang ramah dan produk yang berkualitas diyakini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung untuk terus datang ke lokasi pasar tersebut.

Sebagai penutup, pemerintah berharap agar kemeriahan Pasar Wadai ini berjalan dengan suasana kondusif hingga akhir Ramadhan nanti. Dengan sinergi yang baik antara pemerintah, pedagang, dan masyarakat, diharapkan roda perekonomian di Kabupaten Barito Utara dapat bergerak lebih cepat dan membawa keberkahan bagi seluruh keluarga. (Wan)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال