
Bupati Barito Utara Shalahuddin didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan saat memeriksa kesiapan ruang layanan di gedung RSUD Muara Teweh, (19/02/2026). Foto/IST
POSSINDO.COM, Muara Teweh – Agenda peninjauan lapangan terhadap progres pembenahan fisik dan transformasi layanan pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Teweh dilaksanakan oleh jajaran pimpinan daerah pada (19/02/2026). Kunjungan kerja ini bertujuan untuk memastikan setiap tahapan renovasi pada gedung lima lantai tersebut berjalan tepat waktu guna mendukung peningkatan fasilitas kesehatan bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Barito Utara.
Dalam inspeksi mendadak tersebut, Bupati Shalahuddin menegaskan bahwa perbaikan sarana medis merupakan prioritas utama dalam masa kepemimpinannya. Ia bertekad menjadikan rumah sakit plat merah tersebut sebagai pusat layanan kesehatan yang representatif di wilayah Barito Utara. "Perbaikan rumah sakit itu merupakan komitmen kami untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan dengan melakukan transformasi layanan RSUD Muara Teweh secara menyeluruh di daerah ini," ungkapnya, Kamis.
Bupati yang didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan dan Sekda Muhlis menelusuri setiap sudut ruangan untuk memantau detail pengerjaan yang sedang berlangsung. Kehadiran Kepala Dinas PUPR Muhammad Iman Topik serta manajemen rumah sakit juga dimaksudkan agar koordinasi teknis mengenai konstruksi bangunan dapat segera diselesaikan tanpa kendala administrasi.
Menurut Shalahuddin, pembangunan fisik yang megah tidak akan berarti banyak tanpa dibarengi dengan perubahan perilaku para petugas medis dalam melayani pasien. Ia menginginkan adanya keseimbangan antara fasilitas yang modern dengan kompetensi serta etika profesi yang tinggi dari seluruh jajaran dokter dan perawat.
Fokus pelayanan prima harus sudah dirasakan oleh masyarakat sejak pertama kali mereka menginjakkan kaki di area rumah sakit. Kecepatan penanganan darurat serta keramahan petugas administrasi menjadi poin evaluasi yang ditekankan oleh pimpinan daerah dalam kunjungan tersebut. “Masyarakat yang datang ke rumah sakit ingin sembuh, jadi berikan pelayanan terbaik sejak dari pintu depan,” tegas Bupati memberikan instruksi kepada pihak manajemen.
Pemerintah daerah berharap setiap rupiah yang dikucurkan melalui anggaran pembangunan ini memiliki korelasi positif terhadap kepuasan publik. Shalahuddin meminta agar manajemen RSUD terus melakukan inovasi sistem layanan sehingga angka keluhan dari pasien maupun keluarga pasien dapat diminimalisir serendah mungkin di masa mendatang.
Peninjauan ini diakhiri dengan diskusi bersama Plt Direktur RSUD Muara Teweh dr. Wahidah Asurati terkait perencanaan fasilitas penunjang lainnya. Dengan transformasi menyeluruh ini, RSUD Muara Teweh diproyeksikan tidak hanya unggul dari segi infrastruktur gedung, namun juga menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, responsif, dan kompeten bagi warga Bumi-Iyan Muleng.(Wan)