Wakil Presiden RI ke-10 dan 12 Muhammad Jusuf Kalla Foto/RRI/Dokumentasi/Ist
POSSINDO.COM, Nasional – Dalam persetujuan tersebut, semua keputusan dipegang Trump, yang mana negara lain seolah hanya sebagai pendengar dan pengusul belaka. Hal tersebut sangat disayangkan. Meski begitu, diharapkan forum itu bisa benar-benar menghentikan perang di Gaza.
"Dalam persetujuan itu dituliskan ketuanya Trump sekaligus dia mempunyai hak veto, lainnya bisa mengusulkan tapi di veto mau apalagi, jadi artinya lembaga itu wadah Trump. Semua negara hanya pendengar dan pengusul sesuatu, tapi semua keputusan ada di Donald Trump," ungkapnya.
Terlebih, dalam forum itu terdapat negara-negara Islam, yang mana mereka diharapkan bisa membawa aspirasi warga Gaza, tepatnya Palestina. Selain menghentikan perang, mereka juga diharapkan bisa benar-benar membawa pemulihan pada Gaza yang telah porak-poranda.
"Terpenting menghentikan perang ini karena apa pun perang ini kekalahannya Gaza, tidak bisa bergerak, untuk menghentikan korban jiwa, luka, gedung hancur. Harapan kita cuma 1, karena Indonesia, Turki, Arab Saudi, Qatar dan lainnya, kita harap mereka dapat mewakili kepentingan Palestina. Kalau negara Islam tidak mewakili kepentingan atau aspirasi Palestina, maka ini akan menjadi masalah," ujar JK.
Sumber : Sindonews.com
