Pemerintah Percepat Pembangunan Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Sumatera

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Rabu (25/2/2026). Foto/Puspen Kemendagri

 

POSSINDO.COM, Nasional - Pemerintah kian mengintensifkan percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana di wilayah Sumatera. Langkah tersebut menjadi fokus dalam Rapat Koordinasi Persiapan dan Laporan Pembangunan Huntap yang dipimpin Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Dalam arahannya, Tito yang juga menjabat Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera menegaskan bahwa pembangunan huntap dilaksanakan melalui beragam skema pembiayaan. Selain bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), pemerintah juga membuka ruang dukungan dari berbagai pihak melalui semangat gotong royong.

Ia menjelaskan, pembangunan huntap di luar kawasan terpusat turut mendapat dukungan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sinergi juga melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga, antara lain Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Secara khusus, Tito menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Buddha Tzu Chi yang telah berkontribusi dalam penyediaan hunian bagi masyarakat terdampak. Ia menilai keterlibatan berbagai elemen tersebut mencerminkan solidaritas dan toleransi dalam membantu warga yang tertimpa musibah.

Senada dengan itu, Maruarar Sirait menekankan bahwa pembangunan huntap dilakukan secara terpadu lintas sektor. Pemerintah, kata dia, terus berupaya agar hunian tersebut dapat segera diserahkan kepada masyarakat dalam waktu dekat.

Selain pembangunan fisik rumah, pemerintah juga memastikan kesiapan infrastruktur penunjang, seperti jaringan listrik, suplai air bersih, serta akses jalan menuju lokasi huntap. Rapat koordinasi tersebut sekaligus menjadi forum untuk mengidentifikasi dan mencari solusi atas berbagai kendala yang masih dihadapi dalam proses penyediaan hunian tetap bagi korban bencana di Sumatera.

Sumber : liputan6.com

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال