Sinkronisasi Data MBG di Kapuas Timur, Pastikan Penerima Manfaat Tercakup Merata

Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional Kabupaten Kapuas, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Koordinator Wilayah Pendidikan Kecamatan Kapuas Timur, serta para Kepala SPPG berfoto bersama usai kegiatan Sosialisasi dan Sinkronisasi Data Penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Aula Kantor Kecamatan Kapuas Timur, Kamis (26/2/2026). Foto/IST

Kuala Kapuas – Pemerintah terus mengoptimalkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan tepat sasaran. Sosialisasi dan Sinkronisasi Data Penerima MBG dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas, Kamis (26/2/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Kapuas Rayyana Aurora Nur Asysyifa, S.Gz., Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas Harini Irawati, S.Pd., M.A., Koordinator Wilayah Pendidikan Kecamatan Kapuas Timur Masmia, M.Pd.I., serta para Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kecamatan Kapuas Timur.

Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional Kabupaten Kapuas, Rayyana Aurora Nur Asysyifa, S.Gz., menyampaikan arahan saat kegiatan Sosialisasi dan Sinkronisasi Data Penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Aula Kantor Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas, Kamis (26/2/2026). (IST)

Dalam sambutannya, Rayyana menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan data penerima manfaat agar seluruh sasaran program dapat terakomodasi secara merata, baik siswa sekolah maupun kelompok 3B yang meliputi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Ia menjelaskan, sesuai ketentuan Badan Gizi Nasional, jarak maksimal distribusi dari dapur SPPG ke lokasi penerima manfaat adalah 6 kilometer atau 30 menit. Ketentuan tersebut diterapkan untuk menjaga kualitas dan keamanan makanan hingga sampai ke tangan penerima.

Rayyana juga menyampaikan adanya penyesuaian kebijakan, di mana satu dapur SPPG kini diperbolehkan melayani maksimal 3.000 penerima manfaat. Selain itu, guru dan tenaga kependidikan telah masuk dalam kategori penerima Program MBG.

Untuk wilayah Kecamatan Kapuas Timur, saat ini tersedia tiga dapur SPPG yang akan melayani seluruh penerima manfaat di wilayah tersebut.

Sementara itu, Masmia menyatakan bahwa Program MBG memberikan dampak positif terhadap lingkungan sekolah. Menurutnya, kehadiran program tersebut meningkatkan semangat belajar siswa, menurunkan tingkat ketidakhadiran, serta mengurangi kebiasaan jajan sembarangan.

Ia menegaskan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program dan berharap orang tua turut berperan dalam memberikan edukasi kepada anak agar menghargai makanan yang diberikan sesuai standar gizi.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Harini Irawati, menilai MBG sebagai langkah strategis pemerintah dalam mendukung pemenuhan gizi seimbang bagi anak-anak. Ia menyebut program tersebut sebagai upaya konkret dalam menekan angka gizi buruk dan stunting serta bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia menuju visi Indonesia Emas 2045.

Melalui kegiatan sosialisasi dan sinkronisasi data ini, diharapkan pelaksanaan Program MBG di Kecamatan Kapuas Timur semakin terarah, tepat sasaran, dan berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh kelompok penerima. (Dika)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال