Operasi Ketupat 2026 Digelar 13 Hari, Polri Siagakan 161.243 Personel Gabungan

Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo. Foto/tajdid.id

 

POSSINDO.COM, Nasional - Polri atau Kepolisian Republik Indonesia bersama kementerian/lembaga menggelar Operasi Ketupat 2026 dalam rangka pengamanan mudik dan perayaan Idulfitri 1447 H. Operasi Ketupat 2026 digelar selama 13 hari, yaitu 13 Maret-25 Maret 2026.

"Dilaksanakan selama 13 hari dari tanggal 13 Maret sampai dengan tanggal 25 Maret 2026 ini," ujar Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo kepada wartawan, Jakarta, Senin (2/3/2026).

Dalam Operasi Ketupat 2026, Polri mengerahkan total 161.243 personel gabungan untuk melakukan pengamanan di berbagai titik.

"Pelibatan personel yang dilibatkan gabungan sebesar 161.243 personel," ucap Dedi.

Selanjutnya, Dedi menyebutm arus mudik 2026 akan ada dua gelombang. Gelombang pertama yaitu tanggal 14 dan 15 Maret, sedangkan gelombang kedua pada 18 dan 19 Maret. Puncak arus mudik pada 19 Maret juga bertepatan dengan Haei Raya Nyepi.

"Prediksi arus mudik diprediksi akan terjadi pada gelombang pertama itu tanggal 14 sampai tanggal 15 Maret 2026, kemudian gelombang kedua tanggal 18 sampai tanggal 19 Maret 2026," terang Dedi.

Sementara itu, arus balik mudik 2026 juga diprediksi ada dua gelombang, yakni tanggal 24 - 25 Maret, serta 28 - 29 Maret.

"Sedangkan puncak arus balik juga diprediksi diperkirakan pada tanggal 25 sampai 26 Maret ini gelombang pertama, dan gelombang kedua diperkirakan tanggal 28 sampai tanggal 29 Maret 2026," jelas Dedi.

Operasi ini menurutnya merupakan operasi kemanusiaan guna menjamin keselamatan dan keamanan masyarakat selama Ramadan hingga perayaan Idulfitri.

"Operasi Ketupat 2026 adalah operasi kemanusiaan. Bukan hanya operasi di bidang lalu lintas, bukan hanya mengamankan arus mudik dan balik, tetapi negara hadir, Polri hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memastikan rangkaian bulan suci Ramadan dan Idulfitri berjalan aman, tertib, kondisi aman di bidang kriminalitas dan lancar di bidang lalu lintas," kata Agus dalam keterangan tertulis, Sabtu 28 Februari 2026.

Sumber : liputan6.com

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال