Antisipasi Kebijakan Salah Sasaran, Anggota DPRD Barut Edi Fran Aji Soroti Sinkronisasi Data

Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara Edi Fran Aji.Foto/IST

POSSINDO.COM, Muara Teweh – Keakuratan dan validitas basis data sektor ketenagakerjaan di wilayah Kabupaten Barito Utara kini menjadi perhatian utama dari jajaran parlemen daerah.

Langkah pembenahan instrumen data tersebut dinilai sangat mendasar sebagai kompas utama bagi pemerintah daerah dalam merumuskan produk kebijakan publik.

Ketersediaan angka yang riil dan faktual di lapangan dipercaya menjadi kunci krusial agar setiap program stimulus keahlian maupun perluasan lapangan kerja dapat tereksekusi secara efektif, efisien, serta tepat sasaran.

Sokongan penuh atas program pembersihan data kedinasan tersebut disampaikan secara terbuka oleh pihak legislatif di sela-sela aktivitas kerjanya. “Kami sangat mendukung upaya pembenahan data tenaga kerja. Validitas data ini sangat penting, karena menjadi dasar dalam menyusun kebijakan, terutama untuk menekan angka pengangguran di Barito Utara,” kata Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Edi Fran Aji, Jumat (17/4/2026).

Pernyataan tersebut ditiupkan sebagai respons positif atas kebijakan strategis yang diluncurkan oleh jajaran Dinas Ketenagakerjaan, Transmigrasi, Koperasi dan UKM (Disnakertranskop UKM) Kabupaten Barito Utara.

Tanpa adanya suplai data yang sahih dan terbarukan, jajaran eksekutif dipastikan bakal menemui jalan buntu dalam memetakan klasifikasi keahlian pencari kerja serta menyusun proyeksi penyerapan tenaga kerja lokal pada sektor industri makro.

Oleh karena itu, ikatan sinergi yang kokoh wajib dibangun secara simultan melibatkan aparatur daerah, kelompok masyarakat, hingga jajaran manajemen korporasi swasta yang beroperasi di wilayah setempat.

Setiap entitas bisnis didorong untuk memiliki komitmen moral dalam melaporkan struktur mutasi karyawan secara berkala. Pembiaran terhadap ketidaksinkronan angka berisiko tinggi melahirkan kebijakan yang salah sasaran, yang pada gilirannya dapat menghambat akselerasi peningkatan taraf hidup warga.

Kesadaran personal dari para pemburu kerja juga menjadi poin penting yang disentuh oleh politisi dari Partai Nasdem DPRD Barito Utara ini.

Warga pemegang kartu tanda pencari kerja atau AK-1 diimbau tidak lalai untuk memperbarui dan melaporkan kembali status pekerjaan mereka secara berkala kepada dinas teknis, baik saat masih aktif mencari lowongan maupun ketika sudah berhasil terserap di dunia kerja.

Melalui konsistensi pelaksanaan pembaruan data yang bergulir secara berkelanjutan ini, institusi dewan optimistis roda program unggulan daerah di sektor domestik akan berjalan lebih optimal.

Menutup keterangannya, Edi Fran Aji meyakini kerapian administrasi ketenagakerjaan ini akan berbanding lurus dengan penurunan kurva kemiskinan di bumi Iya Mulik Bengkang Turan. “Perlu ada kesadaran bersama, baik dari pencari kerja maupun perusahaan, untuk aktif melaporkan kondisi ketenagakerjaan. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya. (Dk)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال