
Pemerintah
Kabupaten Barito Utara mengikuti Penilaian Kinerja Percepatan Penurunan
Stunting yang dilaksanakan oleh Tim Penilai Provinsi Kalimantan Tengah secara
hybrid, Senin (27/4/2026). Foto/IST
POSSINDO.COM, MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara mengikuti Penilaian Kinerja Percepatan Penurunan Stunting yang dilaksanakan oleh Tim Penilai Provinsi Kalimantan Tengah secara hybrid, Senin (27/4/2026). Dalam kegiatan tersebut, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin mempresentasikan berbagai langkah dan strategi daerah dalam menekan angka stunting.
Di hadapan tim penilai, Shalahuddin menjelaskan bahwa upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Barito Utara dijalankan melalui Program Gaspol 11.12 yang menjadi salah satu program unggulan pemerintah daerah. Program tersebut dirancang untuk menyentuh berbagai faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya stunting.
Menurutnya, terdapat lima program dan satu kegiatan utama dalam Gaspol 11.12 yang difokuskan untuk mengatasi persoalan mendasar penyebab stunting. Intervensi yang dilakukan meliputi peningkatan sanitasi lingkungan, penguatan ketahanan pangan keluarga, hingga perluasan akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
“Rahasia kita ada di Program Gaspol 11.12. Di dalamnya terdapat lima program dan satu kegiatan yang menyasar langsung akar masalah stunting, mulai dari perbaikan sanitasi, ketahanan pangan keluarga, hingga layanan kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat,” ujar Shalahuddin saat pemaparan.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan penurunan angka stunting tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, termasuk masyarakat. Karena itu, kolaborasi lintas sektor terus diperkuat agar berbagai program yang dijalankan dapat tepat sasaran dan memberikan dampak nyata.
Bupati optimistis, melalui kerja sama yang solid antara pemerintah, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, serta masyarakat, angka stunting di Barito Utara dapat terus ditekan. Upaya tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan memiliki daya saing di masa depan.
Pada kesempatan itu, Shalahuddin juga mengajak masyarakat untuk mendukung program percepatan penurunan stunting dengan menerapkan pola hidup sehat, memperhatikan asupan gizi keluarga, serta rutin memanfaatkan layanan kesehatan dan posyandu yang tersedia di lingkungan masing-masing.(Wan)