Bupati Barito Utara H. Shalahuddin. Foto/IST
POSSINDO.COM, MUARA TEWEH – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mempercepat realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) setelah serapan anggaran hingga saat ini baru mencapai 12 persen atau masih jauh di bawah target 25 persen.
Permintaan tersebut disampaikan saat memimpin Apel Gabungan dalam rangka evaluasi kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara di halaman Kantor Bupati, Senin (20/4/2026).
Shalahuddin mengatakan berdasarkan laporan yang diterimanya, masih terdapat selisih sekitar 13 poin persentase dari target penyerapan yang telah ditetapkan.
"Pagi ini saya menerima laporan penyerapan anggaran baru mencapai 12 persen, sementara target yang diharapkan sekitar 25 persen," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa percepatan belanja daerah menjadi indikator penting dalam menggerakkan roda pembangunan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
"Kita akan dianggap bekerja apabila penyerapan anggaran bergerak. Kalau masih nol, berarti tidak bekerja," tegasnya.
Dalam evaluasi tersebut, Bupati menyebut masih ada tiga perangkat daerah yang realisasi anggarannya belum mencapai 10 persen, yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Pertanian, serta Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).
Meski demikian, ia memahami karakteristik pelaksanaan anggaran di ketiga instansi tersebut karena sebagian besar menggunakan sistem pembayaran setelah pekerjaan selesai dilaksanakan.
Menurut Shalahuddin, Kabupaten Barito Utara masih sangat bergantung pada APBD sebagai sumber pembiayaan pembangunan. Karena itu, percepatan penyerapan anggaran dinilai akan memberikan dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi daerah.(Wan)