
Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara H. Suparjan Efendi.Foto/IST
POSSINDO.COM, Muara Teweh – Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara melayangkan apresiasi tinggi terhadap terobosan Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) yang menggandeng PT Pertamina Patra Niaga dalam menyelenggarakan program Pasar Penyeimbang LPG 3 Kg.
Dukungan moral tersebut disampaikan langsung oleh Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Suparjan Efendi, guna menyikapi bergulirnya operasi pasar murah energi yang dipusatkan di halaman Kantor Kecamatan Teweh Tengah, Senin (22/6/2026). Menurut pandangannya, skema intervensi ini merupakan langkah taktis yang sangat presisi serta dibutuhkan oleh masyarakat kecil di tengah tingginya dinamika permintaan terhadap komoditas gas melon bersubsidi.
Apresiasi atas respons cepat jajaran eksekutif tersebut disuarakan secara terbuka oleh sang legislator di wilayah pusat kabupaten. “Kami dari DPRD Kabupaten Barito Utara menyambut baik dan memberikan apresiasi atas pelaksanaan Pasar Penyeimbang LPG 3 kilogram ini. Kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat, terutama kelompok ekonomi menengah ke bawah agar tetap dapat memperoleh LPG bersubsidi dengan harga yang sesuai ketentuan,” kata H. Suparjan Efendi.
Politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) ini menilai, kehadiran negara secara proaktif di tengah masyarakat menjadi bukti sahih atas komitmen pemenuhan hajat hidup publik, sekaligus sebagai jangkar utama dalam menstabilkan fluktuasi harga dan mengamankan pasokan energi domestik di daerah.
Fungsionaris lembaga legislatif ini menambahkan, terkendalinya harga gas elpiji di pasar tradisional memegang andil vital dalam memproteksi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah. Oleh karena itu, mekanisme penyaluran di lapangan wajib dikawal ketat agar tidak bocor ke tangan para spekulan atau pelansir yang kerap memburu keuntungan pribadi.
“Kami berharap mekanisme yang diterapkan, seperti penggunaan KTP asli dan pembatasan satu tabung untuk satu KTP, dapat berjalan dengan baik sehingga LPG subsidi benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang membutuhkan, bukan oleh pelansir atau pihak yang tidak berhak,” tegasnya.
Lebih lanjut, legislator Barito Utara ini memberikan garansi dukungan penuh terhadap cetak biru jangka panjang Pemkab Barito Utara yang berencana mereplikasi dan memperluas jangkauan Pasar Penyeimbang LPG ini ke sembilan wilayah kecamatan setempat. Operasi berkala ke daerah luar kota diyakini menjadi penawar instan bagi desa-desa yang kerap dilanda kelangkaan stok serta lonjakan harga sepihak di tingkat eceran.
Sebagaimana diketahui, dalam agenda Pasar Penyeimbang di Teweh Tengah kali ini, pihak penyelenggara sukses menggelontorkan sebanyak 560 tabung LPG 3 kilogram yang ditebus murah oleh warga dengan harga seragam Rp25.000 per tabung. Program strategis ini digulirkan secara berkesinambungan sebagai instrumen mutakhir pemerintah daerah dalam menekan laju inflasi daerah, menjaga rantai pasok energi primer rumah tangga, serta menjamin kesejahteraan merata bagi seluruh anak bangsa di bumi Iya Mulik Bengkang Turan. (Dk)