POSSINDO.COM, PALANGKA RAYA - Gerakan Pemuda Untuk Rakyat (GAPURA) mendesak Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan yang mulai menimbulkan kabut asap di sejumlah wilayah Kota Palangka Raya, Senin (27/7/2026).
Ketua GAPURA, Aris, mengatakan munculnya kabut asap harus menjadi peringatan dini bagi pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan. Upaya pencegahan dinilai perlu diperkuat sebelum kebakaran meluas dan semakin sulit dikendalikan.
“Fenomena kabut asap yang mulai dirasakan masyarakat menjadi alarm bagi kita semua. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah harus segera memperkuat kesiapsiagaan dengan mengoptimalkan patroli di daerah rawan, mempercepat penanganan titik api, serta memastikan seluruh personel dan sarana pemadaman berada dalam kondisi siap,” ujar Aris.
Menurutnya, pengalaman bencana kabut asap pada tahun sebelumnya harus menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah. Karhutla tidak hanya menimbulkan kerusakan lingkungan, tetapi juga berdampak terhadap kesehatan masyarakat, kegiatan pendidikan, dan aktivitas perekonomian.
GAPURA meminta langkah penanganan dilakukan secara cepat, terukur, dan terkoordinasi. Patroli pada kawasan rawan kebakaran, pemantauan titik api, kesiapan personel, serta ketersediaan sarana pemadaman harus dipastikan berjalan optimal.
Selain meminta pemerintah meningkatkan kesiapsiagaan, GAPURA mengajak masyarakat berperan aktif mencegah karhutla dengan tidak membuka lahan menggunakan api. Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan kebakaran atau titik api di lingkungannya.
“GAPURA mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Tengah untuk bersama-sama menjaga hutan dan lingkungan. Pencegahan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kepedulian seluruh masyarakat. Keselamatan rakyat harus menjadi prioritas utama,” tegas Aris.
GAPURA berharap Pemprov Kalteng segera mengambil langkah menyeluruh untuk mencegah kebakaran meluas sekaligus melindungi masyarakat dari dampak kabut asap. (Gd)
Tags
Palangka Raya