Musda XI Golkar Palangka Raya Jadi Momentum Konsolidasi dan Penentuan Kepemimpinan Baru

Simbolis Pembukaan Musda XI DPD Partai Golkar Kota Palangka Raya. Foto/Gd

POSSINDO.COM, PALANGKA RAYA, Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Kota Palangka Raya menggelar Musyawarah Daerah XI Tahun 2026 di Ballroom Aquarius Boutique Hotel, Jalan Imam Bonjol, Sabtu (25/7/2026). Forum tersebut menjadi momentum evaluasi kepengurusan, penyusunan program kerja, sekaligus pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Kota Palangka Raya periode 2026 hingga 2031.

Musda XI mengusung tema “Golkar Solid untuk Indonesia Maju” dengan subtema “Suara Rakyat, Suara Golkar”. Kegiatan dihadiri jajaran DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Tengah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, pengurus tingkat kota dan kecamatan, kader, serta sejumlah organisasi yang tergabung dalam keluarga besar Partai Golkar.

Ketua Panitia Pelaksana Musda XI, Sudarto, mengatakan forum lima tahunan tersebut menjadi momentum penting untuk menjaga eksistensi partai sekaligus memperkuat hubungan Golkar dengan masyarakat.

“Pohon beringin senantiasa menjadi naungan tempat masyarakat mengadu dan menaruh harapan,” katanya.

Sejumlah agenda dibahas dalam Musda XI, di antaranya laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya, penyusunan program kerja lima tahun ke depan, perumusan rekomendasi organisasi, pemilihan Ketua DPD, serta pemilihan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Kota Palangka Raya periode 2026 hingga 2031.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus, kader, simpatisan, dan pihak yang telah berkontribusi dalam membesarkan Partai Golkar selama masa kepemimpinannya.

“Saya, atas nama DPD Partai Golkar Kota Palangka Raya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus, kader, simpatisan, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras membesarkan Partai Golkar selama periode kepengurusan 2020–2026,” ucap Fairid.

Fairid menjelaskan, proses konsolidasi organisasi sebelumnya telah dilaksanakan melalui Musyawarah Kecamatan di lima wilayah, yakni Bukit Batu, Rakumpit, Pahandut, Jekan Raya, dan Sabangau. Seluruh kecamatan tersebut telah memiliki kepengurusan definitif sebagai bagian dari penguatan struktur hingga tingkat akar rumput.

Penguatan struktur tersebut dinilai menjadi modal penting bagi Partai Golkar dalam menghadapi agenda politik mendatang. Terlebih, perolehan suara Golkar pada Pemilu Legislatif 2024 di Kota Palangka Raya dan Kalimantan Tengah disebut meningkat rata rata sekitar 50 persen dibandingkan Pemilu 2019.

“Capaian tersebut harus terus dipertahankan bahkan ditingkatkan. Soliditas kader merupakan kunci agar kepercayaan masyarakat kepada Partai Golkar semakin kuat,” ujar Fairid.

Menurut Fairid, kepercayaan masyarakat tidak cukup dijaga melalui konsolidasi internal. Partai juga harus meningkatkan kualitas pengabdian, memperkuat pelayanan publik, serta menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat.

“Kita patut bersyukur karena kepercayaan masyarakat kepada Partai Golkar terus terjaga. Hal tersebut menjadi amanah yang harus kita jawab dengan kualitas pengabdian, meningkatkan dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga Kota Palangka Raya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, menegaskan bahwa Musda merupakan forum tertinggi partai di tingkat kota yang tidak hanya berorientasi pada pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi sarana evaluasi dan penyusunan arah perjuangan organisasi.

“Musda merupakan forum tertinggi partai di tingkat kota. Di sinilah kita mengevaluasi kepengurusan, menyusun program kerja, dan memperkuat organisasi agar semakin siap menjawab tantangan,” ujar Edy.

Edy berharap seluruh tahapan Musda berlangsung demokratis, aman, dan mampu menghasilkan pemimpin yang dapat diterima oleh seluruh unsur partai. Kepemimpinan baru juga diharapkan mampu menjaga kekompakan serta membawa Golkar tetap menjadi salah satu kekuatan politik utama di Kota Palangka Raya.

“Harapannya, Musda ini bisa berlangsung aman, lancar, dan tentunya menghasilkan kepemimpinan yang dicintai serta dikehendaki oleh semuanya,” kata Edy kepada awak media usai kegiatan.

Edy turut mengapresiasi kepemimpinan Fairid Naparin yang dinilai berhasil membawa Golkar meraih sejumlah capaian politik, mulai dari peningkatan perolehan suara, mengantarkan kader menjadi Ketua DPRD Kota Palangka Raya, hingga memenangkan kontestasi pemilihan wali kota.

“Saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pak Wali Kota (Fairid Naparin) yang juga Ketua DPD sebelumnya, karena sudah berhasil membawa Partai Golkar selama dua periodenya menjadi partai yang terdepan di Palangka Raya. Perolehan suaranya baik, sukses menghantarkan kadernya menjadi Ketua DPRD, dan berhasil memenangkan posisi Wali Kota,” ungkap Edy.

Melalui Musda XI, kepengurusan Partai Golkar Kota Palangka Raya diharapkan mampu merumuskan program yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, memperkuat konsolidasi hingga tingkat kecamatan dan kelurahan, serta mempersiapkan strategi politik untuk mempertahankan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat pada kontestasi politik mendatang. (Gd)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال