Pemkab Kapuas Dukung Ketahanan Nasional, Berhasil Panen Raya 25.817 Hektar Padi

 

 Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran didampingi Bupati Kapuas HM Muhammad Wiyatno, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, dan Forkopimda menghadiri Panen Raya Padi di Desa Terusan Mulya, Kecamatan Bataguh, Rabu (8/7/2026). Foto/IST

POSSINDO.COM, KUALA KAPUAS – Kabupaten Kapuas kembali menegaskan posisinya sebagai lumbung pangan Kalimantan Tengah melalui Panen Raya Padi seluas 25.817 hektare yang dipusatkan di Desa Terusan Mulya, Kecamatan Bataguh, Rabu (8/7). Panen raya yang melibatkan empat kecamatan sentra produksi padi itu menjadi bukti nyata keberhasilan penguatan sektor pertanian sekaligus mendukung program percepatan swasembada pangan nasional.

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, Bupati Kapuas HM Muhammad Wiyatno, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, serta jajaran Forkopimda. Luas panen mencakup wilayah Kecamatan Bataguh, Kapuas Kuala, Tamban Catur, dan Kapuas Timur yang selama ini menjadi sentra utama produksi padi di Kabupaten Kapuas, dengan kontribusi lebih dari 67 persen terhadap total produksi padi daerah.

Penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan. Foto/IST

Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran mengapresiasi keberhasilan Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam menjaga produktivitas sektor pertanian. Menurutnya, keberhasilan panen harus diiringi dengan jaminan kesejahteraan petani melalui dukungan pemasaran hasil panen dan kemudahan memperoleh akses permodalan. Untuk itu, ia meminta Perum Bulog memaksimalkan penyerapan gabah petani, sementara Bank Kalteng diharapkan lebih aktif memberikan pembiayaan usaha tani agar petani tidak lagi bergantung pada pinjaman berbunga tinggi. 

Sementara itu, Bupati Kapuas HM Muhammad Wiyatno mengatakan panen raya tersebut merupakan bagian dari implementasi Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2026 tentang percepatan swasembada pangan melalui penguatan sektor pertanian. Ia menyebut Kabupaten Kapuas saat ini menjadi penyumbang sekitar 45 persen produksi padi Kalimantan Tengah dengan luas lahan baku sawah mencapai 45.012 hektare, sehingga memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan regional maupun nasional.

Untuk mendukung peningkatan produktivitas, lanjut Wiyatno, Pemerintah Kabupaten Kapuas bersama Kementerian Pertanian RI terus memperkuat sarana dan prasarana pertanian melalui penyaluran berbagai alat dan mesin pertanian. Bantuan tersebut meliputi 57 unit rotavator, 488 unit handtraktor, 95 unit pompa air, dan 213 unit hand sprayer, termasuk dukungan alsintan bagi Brigade Pangan di sejumlah desa. Ia optimistis, kolaborasi pemerintah pusat dan daerah, ditambah kondisi harga gabah yang kini berada di atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP), akan semakin meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mengukuhkan Kapuas sebagai salah satu lumbung pangan nasional.(LUKMAN/LIPSUS)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال