
Bupati Barito Utara Shalahuddin saat menyampaikan sambutan pada acara Sholat Hajat dan Syukuran Ulang Tahun Ke-55 di Rumah Jabatan Bupati, Senin (20/7/2026) malam. Foto/IST
POSSINDO.COM, Muara Teweh – Bupati Barito Utara Shalahuddin menggelar Sholat Hajat dan Doa Bersama dalam rangka memperingati hari ulang tahunnya yang ke-55 di Rumah Jabatan Bupati Barito Utara, Senin (20/7/2026) malam.
Suasana khidmat dan religius mewarnai jalannya syukuran yang dihadiri oleh Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y. Tingan bersama istri, Sekretaris Daerah Drs. Muhlis beserta istri, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga tokoh pemuda daerah.
Shalahuddin menyampaikan bahwa momentum pertambahan usianya tidak dimaknai sebagai pesta seremonial semata, melainkan sarana untuk mempererat tali silaturahmi serta mempertebal rasa syukur kepada Allah SWT.
“Acara hari ini yang utama adalah silaturahmi. Kebetulan kami pada hari ini berulang tahun yang ke-55 tahun,” ujar Shalahuddin.
Ia memaparkan tiga pilar refleksi mendalam pada peringatan usianya kali ini, yaitu rasa syukur atas kelimpahan nikmat umur, permohonan ampunan atas segala kekhilafan, serta doa permohonan keberkahan bagi kemajuan seluruh masyarakat Barito Utara.
“Yang pertama bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat umur dan kesempatan hidup yang diberikan hingga hari ini. Yang kedua, memohon agar segala dosa diampuni dan amal ibadah diterima. Yang ketiga, bermunajat kepada Allah SWT untuk diri, keluarga, dan seluruh masyarakat,” tuturnya.
Di samping itu, Shalahuddin juga memanjatkan doa agar senantiasa dianugerahi kesehatan, kelancaran dalam mengemban amanah kepemimpinan daerah, serta keselamatan dunia dan akhirat.
“Kita juga berdoa semoga selalu diberikan kebahagiaan, keselamatan, dan kemuliaan di dunia maupun akhirat. Semoga saat menutup usia nanti kita diwafatkan dalam keadaan husnul khatimah. Amin,” ucapnya.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap momentum penuh kekhusyukan ini dapat semakin mengokohkan pilar kebersamaan, keharmonisan, serta nilai-nilai spiritualitas dalam penyelenggaraan pemerintahan dan kehidupan bermasyarakat. (Wan)