
Bupati Shalahuddin bersama Haddad Alwi Asegaf dalam acara Barito Utara Bertabligh di Arena Tiara Batara, Muara Teweh, Jumat (21/8/2026) malam. Foto/IST
POSSINDO.COM, Muara Teweh – Pembangunan daerah harus berjalan secara seimbang antara kemajuan infrastruktur fisik dan ekonomi dengan penguatan mental, spiritual, serta akhlak masyarakat.
Hal tersebut ditegaskan Bupati Barito Utara H. Shalahuddin saat menghadiri sekaligus memberikan arahan pada kegiatan Barito Utara Bertabligh yang dipusatkan di Arena Tiara Batara, Muara Teweh, Jumat (21/8/2026) malam.
Agenda keagamaan megah ini merupakan rangkaian dari peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus HUT ke-76 Kabupaten Barito Utara dengan menghadirkan penceramah Tuan Guru H. Ahmad Sufian Al-Banjary serta penyanyi religi Haddad Alwi.
Dalam sambutan resminya, Bupati H. Shalahuddin mengutarakan bahwa Barito Utara Bertabligh difungsikan sebagai sarana strategis dalam merekatkan tali silaturahmi antara jajaran pemerintah, ulama, dan seluruh elemen masyarakat.
“Kita ingin pembangunan di Kabupaten Barito Utara tidak hanya maju secara fisik dan ekonomi, tetapi juga diiringi dengan pembangunan mental, spiritual dan akhlak masyarakat. Sebab pembangunan yang sesungguhnya adalah pembangunan manusia,” tegas H. Shalahuddin.
Ia menerangkan bahwa kualitas SDM berbasis karakter spiritual merupakan pondasi utama dalam mengukur keberhasilan suatu daerah, di samping capaian indikator pertumbuhan ekonomi.
Oleh sebab itu, Bupati berharap untaian tausiyah serta lantunan selawat yang digelorakan mampu memancarkan energi positif bagi kedamaian serta kesejahteraan warga Barito Utara.
“Kehadiran Tuan Guru H. Ahmad Sufian Al-Banjary dan saudara Haddad Alwi diharapkan dapat memberikan energi spiritual yang positif bagi seluruh masyarakat Barito Utara,” tuturnya.
H. Shalahuddin turut menyeru seluruh lapisan warga untuk memetik teladan mulia Rasulullah SAW guna memelihara persatuan, merawat toleransi, dan menguatkan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Pada penutup sambutannya, Bupati memimpin doa bersama memohon keselamatan agar Kabupaten Barito Utara terhindar dari marabahaya serta senantiasa dilimpahi keberkahan oleh Allah SWT.
“Mari kita bersama menengadahkan tangan, menundukkan kepala dan membuka hati, memohon ampunan, rahmat dan ridha-Mu. Jauhkanlah kami dari segala bencana, musibah, perpecahan, permusuhan dan berbagai marabahaya. Lindungilah masyarakat Barito Utara di mana pun mereka berada,” pungkasnya. (Wan)