Bupati Abdul Hadi Apresiasi Film Dokumenter Banjir Bandang Tebing Tinggi

 

Bupati Balangan, Abdul Hadi saat tag video untuk memberikan sambutan dalam film dokumenter banjir bandang Kecamatan Tebing Tinggi.Foto/IST

POSSINDO.COM, BALANGAN – Peristiwa banjir bandang yang melanda Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, pada 27 Desember 2025, tidak hanya meninggalkan kenangan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi pelajaran penting tentang kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Melalui film dokumenter yang diproduksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan, rangkaian kejadian tersebut beserta proses penanganannya diabadikan sebagai bahan evaluasi dan pembelajaran bersama.

Bupati Balangan, Abdul Hadi, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif BPBD tersebut. Dalam sambutannya, ia menilai film dokumenter itu memiliki nilai penting untuk mengingat kembali peristiwa sekaligus memetik hikmah yang dapat menjadi bekal menghadapi kemungkinan bencana di masa mendatang.

“Dari setiap anugerah yang Allah berikan, kita dapat memetik pelajaran untuk menjadi bekal kita ke depan. Agar kita semakin pandai bersyukur dan pandai memelihara anugerah tersebut, serta melestarikan kebermanfaatannya,” ujar Abdul Hadi, belum lama ini.

Menurutnya, setiap bencana yang terjadi seharusnya menjadi momentum untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Pengalaman yang telah dilalui perlu dijadikan dasar untuk mempersiapkan diri dengan lebih baik, sehingga masyarakat tidak hanya mengingat peristiwa, tetapi juga memahami langkah yang harus dilakukan apabila bencana kembali terjadi.

“Untuk itu, dari sebuah bencana, seharusnya lah kita dapat memetik pelajaran yang jauh lebih banyak dan jauh lebih penting untuk menjadi bekal kita ke depan. Agar kita mampu mempersiapkan diri dengan lebih baik lagi, bila harus menghadapi bencana yang bisa saja sewaktu-waktu terjadi lagi di masa-masa yang akan datang,” katanya.

Abdul Hadi juga menyadari bahwa sebuah film dokumenter tidak akan pernah mampu menggambarkan seluruh kejadian secara utuh. Begitu pula emosi yang ditampilkan dalam film tentu tidak akan sebanding dengan perasaan yang dialami langsung oleh warga ketika banjir bandang menerjang.

Meski demikian, ia menilai upaya BPBD untuk merekam peristiwa banjir bandang di Kecamatan Tebing Tinggi, termasuk proses penanganan yang melibatkan banyak pihak, merupakan langkah yang sangat berarti.

“Kami yakin film dokumenter ini bukan sekadar dokumentasi, bukan sekadar mengingatkan kita pada kejadian yang telah lampau, tetapi juga menjadi materi penting untuk belajar dan mempersiapkan diri lebih baik lagi ke depannya. Bukan hanya untuk kita, tetapi juga untuk generasi-generasi setelah kita, generasi yang terlahir setelah kejadian banjir bandang 27 Desember 2025 di Kecamatan Tebing Tinggi,” imbuhnya.

Ia berharap film dokumenter tersebut dapat menjadi materi edukasi bagi masyarakat dan generasi penerus, sehingga pengalaman bencana dapat diwariskan sebagai pengetahuan untuk membangun ketangguhan dalam menghadapi bencana.

Saat ini, film dokumenter tersebut masih dalam tahap penyelesaian. BPBD Kabupaten Balangan merencanakan launching dan pemutaran perdana dalam waktu dekat.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال