POSSINDO.COM, KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah sebagai bagian dari strategi mempercepat penurunan angka stunting di daerah.
Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Implementasi dan Sinergitas Intervensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (P3S) yang berlangsung di Aula Kantor Bapperida Kabupaten Kapuas, Selasa (15/9/2026).
Rapat dipimpin Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan (EKP), Septedy, didampingi Asisten II Setda Kapuas Kusmiati dan Kepala Bapperida Kapuas Ahmad M. Saribi. Sejumlah perangkat daerah terkait turut hadir dalam agenda tersebut.
Dalam arahannya, Septedy menegaskan bahwa persoalan stunting membutuhkan penanganan secara terpadu. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh satu sektor, tetapi membutuhkan kontribusi dan koordinasi seluruh perangkat daerah.
“Penanganan stunting harus kita lakukan secara bersama-sama dan terintegrasi. Masing-masing perangkat daerah memiliki peran dan kontribusi yang harus disinergikan, sehingga intervensi yang dilakukan benar-benar menyentuh sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Septedy.
Ia menambahkan, koordinasi diperlukan untuk memastikan setiap program yang telah direncanakan berjalan efektif, tepat sasaran dan tidak dilaksanakan secara parsial.
“Yang kita harapkan dari rapat ini adalah adanya kesamaan langkah, pembagian peran yang jelas, serta penguatan koordinasi antar-OPD. Dengan demikian, upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kapuas dapat dilaksanakan secara lebih terarah dan berkelanjutan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bapperida Kabupaten Kapuas Ahmad M. Saribi menyampaikan bahwa sinergitas lintas sektor menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan perencanaan hingga pelaksanaan intervensi stunting berjalan secara terpadu.
Rapat koordinasi tersebut sekaligus menjadi ruang untuk mengevaluasi dan mengidentifikasi langkah strategis yang perlu diperkuat dalam mendukung implementasi program P3S.
Pemerintah Kabupaten Kapuas menargetkan keterpaduan program dan intervensi, baik yang bersifat spesifik maupun sensitif, dapat terus dioptimalkan. Pendekatan lintas sektor dinilai penting agar upaya penanganan stunting tidak berhenti pada program administratif, tetapi benar-benar memberikan dampak terhadap kualitas kesehatan dan tumbuh kembang anak di daerah.(Lukman)
