Bupati Pulang Pisau Tekankan Profesionalitas ASN dan Kemuliaan Tugas Guru

Bupati Pulang Pisau H. Ahmad Rifa'i S.Kom saat memimpin Upacara Peringatan Hari Nasional Guru dan Upacara Kopri ke 54 tahun 2025 di Halaman Kantor Bupati Pulang Pisau. Pada hari Jum'at (28/11/2025). Foto/Diskominfopulpis
 

POSSINDO.COM, Pulang Pisau – Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau menggelar Upacara Peringatan Hari Guru Nasional dan Hari Korpri ke-54 Tahun 2025 pada Jumat (28/11/2025) yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Pulang Pisau. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Pulang Pisau, H. Ahmad Rifa’i, serta dihadiri Wakil Bupati Pulang Pisau, Ahmad Jayadikarta dan pejabat eselon, ASN, para guru, dan peserta upacara lainnya.

Dalam amanatnya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada ASN dan para guru yang dinilainya sebagai dua pilar penting pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa peringatan tersebut bukan hanya seremoni, tetapi bentuk penghormatan atas pengabdian dan komitmen para abdi negara dan tenaga pendidik.

Terkait Hari Korpri, Bupati menjelaskan makna tema HUT Korpri tahun ini, yakni Bersatu, Berdaulat, dan Mewujudkan Indonesia Maju. Bersatu berarti menyatukan visi serta energi dalam pelayanan publik dan menjauhi friksi internal. Berdaulat dimaknai sebagai profesionalitas, integritas, dan kemandirian ASN dari intervensi yang menghambat kualitas pelayanan. Sementara Mewujudkan Indonesia Maju diwujudkan melalui inovasi pelayanan yang dimulai dari tingkat daerah sebagai bagian dari visi Indonesia Emas.

“Bangun transformasi dan kepercayaan publik, jaga kredibilitas, jadilah ASN yang jujur dan amanah,” tegas Bupati.

Memperingati Hari Guru Nasional, Bupati juga menyampaikan pesan Mendikdasmen terkait beratnya tantangan guru di era digital dan globalisasi. Guru kini menghadapi tekanan sosial, material, hingga persoalan hukum yang perlu segera dibenahi. Ia menyoroti adanya Nota Kesepahaman antara Kementerian Pendidikan dan Kepolisian RI tentang penyelesaian damai (restorative justice) terhadap kasus guru yang berkaitan dengan tugas profesinya, sebagai langkah penting melindungi tenaga pendidik.

“Guru adalah agen pembelajaran dan agen peradaban. Guru membentuk nalar kritis, karakter, dan akhlak mulia generasi muda. Masyarakat harus menghargai jerih payah guru, sementara guru harus tampil percaya diri dan berwibawa,” ujar Bupati.

Dalam kesempatan itu, Bupati turut menyampaikan lima nasihat Presiden Prabowo Subianto kepada para murid, yakni belajar dengan sungguh-sungguh, mencintai orang tua, menghormati guru, menjaga kerukunan dengan teman, serta mencintai tanah air.

Mengakhiri amanatnya, Bupati menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru dan anggota Korpri atas dedikasi tanpa pamrih. Ia menegaskan bahwa masa depan bangsa dibentuk di tangan para guru, dan kualitas pelayanan publik ditentukan oleh ASN.

“Sebelum saya tutup amanat ini, mari bersama kita serukan: Dirgahayu Korpri ke-54, Selamat Hari Guru Nasional 2025. Korpri dan Guru Hebat, Indonesia Kuat. Kalteng Berkah, Pulang Pisau Jaya,” serunya yang diikuti seluruh peserta upacara.(Sam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال