TKA Tak Wajib, Abdul Mu’ti Pastikan Akses PTN Tetap Luas bagi Siswa SMA

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti. Foto/IST
 

POSSINDO.COM, Nasional - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menegaskan bahwa murid SMA yang tidak mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) tetap memiliki peluang untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Mu’ti menjelaskan, TKA berfungsi sebagai instrumen penguatan objektivitas dan standardisasi penilaian prestasi akademik dalam jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), tanpa menggantikan peran nilai rapor maupun capaian prestasi lainnya.

“Dengan demikian, murid yang tidak mengikuti atau tidak memiliki nilai TKA tetap memiliki peluang yang luas untuk masuk PTN,” kata Mu’ti dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, Rabu (21/1/2026).

Menurut Mu’ti, daya tampung jalur SNBP justru paling kecil jika dibandingkan dengan jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) maupun jalur seleksi mandiri PTN.

“Data realisasi daya tampung menunjukkan bahwa SNBP justru memiliki porsi paling kecil dibandingkan SNBT dan jalur mandiri. Jadi murid tetap memiliki peluang yang luas untuk masuk PTN melalui jalur SNBT dan jalur mandiri yang daya tampungnya setara atau lebih besar,” ujarnya.

Nilai TKA Telah Terintegrasi Sistem PDSS

Meski demikian, Mu’ti menyampaikan bahwa nilai TKA telah terintegrasi dengan sistem Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) untuk mendukung proses seleksi SNBP.

“Sejak tanggal 5 Januari 2026, nilai TKA telah terintegrasi secara host-to-host dengan sistem PDSS, sehingga dapat digunakan oleh satuan pendidikan sebagai bagian dari proses penetapan siswa yang memenuhi kriteria atau eligible SNBP 2026 secara akuntabel dan transparan,” pungkasnya.

Sumber : liputan6.com

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال