Bupati Pulang Pisau Tegaskan Inovasi PAD Tidak Membebani Masyarakat

 

Bupati Pulang Pisau, Ahmad Rifa’i saat diwawancarai usai membuka Rapat Koordinasi Pendapatan Asli Daerah Tahun Anggaran 2026 di Aula Andris P. Nandjan Kantor BKAD, Senin (20/4/2026). Foto/IST

POSSINDO.COM, Pulang Pisau – Bupati Pulang Pisau, Ahmad Rifa’i, menekankan pentingnya inovasi dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tanpa membebani masyarakat. Hal tersebut disampaikannya usai membuka Rapat Koordinasi PAD Tahun Anggaran 2026 di Aula Andris P. Nandjan Kantor BKAD, Senin (20/4/2026).

Dalam keterangannya kepada awak media, Bupati menyebutkan bahwa kondisi keuangan daerah saat ini menuntut pemerintah daerah untuk lebih kreatif dalam menggali potensi pendapatan yang ada di setiap perangkat daerah.

“Ya, artinya hari ini kita melaksanakan rapat koordinasi triwulan pertama terkait PAD. Di mana kita melihat keuangan kita sekarang semakin sulit, pemerintah daerah diminta oleh pemerintah pusat untuk berinovasi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa inovasi tetap harus mempertimbangkan kondisi masyarakat agar tidak menimbulkan beban tambahan dalam penerapannya.

“Tapi saya tekankan, silakan kita berinovasi dengan potensi yang ada di tiap dinas, tapi jangan pernah membebani terlalu berat masyarakat,” tambahnya.

Menurutnya, masyarakat tetap membutuhkan pelayanan yang optimal dari pemerintah, sehingga pengembangan potensi daerah harus dilakukan secara seimbang dan terukur.

“Bagaimanapun masyarakat kita juga masih perlu pelayanan kita, dan potensi yang ada mudah-mudahan bisa dikembangkan dengan baik,” lanjutnya.

Bupati berharap melalui rapat koordinasi tersebut, seluruh perangkat daerah dapat memperkuat sinergi dalam meningkatkan PAD tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.(Dk)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال