Van Dijk Semprot Aturan Jeda Minum Piala Dunia 2026: Cuma Demi Iklan!

Kritik Keras Kapten Belanda: Jeda Minum Piala Dunia Merusak Ritme dan Ganggu Penonton TV. Foto/sport.detik.com
 

POSSINDO.COM, Olahraga - Virgil van Dijk mengkritik hydration breaks yang diberlakukan di semua pertandingan di Piala Dunia 2026. Ia menilai kebijakan ini hanya demi iklan.

FIFA menerapkan hydration breaks (jeda minum) pada Piala Dunia 2026. Hydration breaks membuat pemain kedua kubu diperbolehkan mengambil jeda untuk minum selama tiga menit di setiap babak.

Hydration breaks diberlakukan untuk mengatasi cuaca panas saat pertandingan dilangsungkan. Hal ini untuk mencegah para pemain kelelahan dan dehidrasi.

Hydration breaks diberlakukan di Semua pertandingan di Piala Dunia 2026. Termasuk laga Belanda vs Jepang yang berakhir imbang 2-2 di Dallas Stadium, Texas, Senin (15/6/2026).

Duel ini berlangsung sengit dengan saling berbalas gol. Belanda unggul lebih dulu lewat Virgil van Van Dijk . Samurai Biru merespon berselang dari gol Keito Nakamura.

Gol Crysencio Summerville bawa De Oranje kembali memimpin. Daichi Kamada menyelamatkan Jepang dari kekalahan berkat golnya di menit akhir.

Kapten Belanda, Virgil van Dijk, mengkritik adanya hydration breaks di laga melawan Jepang. Pasalnya, cuaca tak terlalu panas di Dallas Stadium. Apalagi stadion tersebut juga dilengkapi air conditioner (AC).

Van Dijk menyindir bahwa hydration breaks diberlakukan hanya demi iklan saat siaran pertandingan. Pasalnya ketika hydration breaks, siaran pertandingan bakal menayangkan iklan.

Bek Liverpool ini menilai hydration breaks harusnya tak diberlakukan di semua pertandingan. Hydration breaks baru perlu diberlakukan ketika cuaca di stadion benar-benar panas.

"Jeda minum agak menarik, karena saya jelas menonton hampir semua pertandingan sampai hari ini, dan setiap kali ada jeda iklan sebentar... Tidak terlalu saya sukai," ujar Van Dijk dikutip dari ESPN.

"Saya pikir bagi penonton netral di TV juga tidak bagus. Jika cuacanya sangat panas, tentu akan bagus untuk menayangkannya. Tapi menurut saya, kita harus melihatnya di setiap pertandingan secara terpisah," jelasnya.

Sumber : detik.com

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال