POSSINDO.COM, Pulang Pisau – Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau memaparkan perkembangan Program Sekolah Rakyat dalam Rapat Koordinasi Pengendalian dan Evaluasi (Rakordalev) Pelaksanaan Rencana Pembangunan Kabupaten Pulang Pisau Semester I Tahun 2026 di Aula Bapperida setempat, Rabu (30/7/2026).
Pemaparan tersebut disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Pulang Pisau, Bakhzar Efendi, saat menyampaikan target dan capaian kinerja pembangunan tahun 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Bakhzar Efendi menyampaikan perkembangan Program Sekolah Rakyat yang merupakan program pemerintah pusat untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
Pembangunan Sekolah Rakyat di Pulang Pisau telah memasuki sejumlah tahapan, mulai dari penyiapan lahan hingga proses verifikasi teknis.
"Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau telah menyiapkan dan menghibahkan lahan seluas 76 meter persegi di Ray VII, Desa Mantaren II, Kecamatan Kahayan Hilir. Lahan tersebut telah dinyatakan clear and clean serta memiliki sertifikat resmi," ujarnya.
Selain kesiapan lahan, kawasan Sekolah Rakyat juga dirancang terintegrasi dengan Balai Latihan Kerja (BLK) dan Bumi Perkemahan (Buper) untuk mendukung kegiatan ekstrakurikuler serta pelatihan keterampilan bagi peserta didik.
Sekolah Rakyat tersebut direncanakan mampu menampung hingga 1.000 peserta didik dari jenjang SD, SMP, hingga SMA dengan fasilitas asrama siswa dan tempat tinggal guru.
"Setelah melalui verifikasi teknis, pemerintah daerah telah menyesuaikan tata ruang lahan sesuai standar pusat. Saat ini pembangunan masih menunggu realisasi konstruksi fisik dan implementasi grand design dari pemerintah pusat," jelasnya.
Melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau dan pemerintah pusat, kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan dapat segera terealisasi sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah. (Dk)
