Dendam Kematian Ibu, Pemuda Surabaya Ditangkap 7 Jam Usai Bunuh Nelayan di Sampang

 

Kasus Pembunuhan Nelayan di Sampang Terungkap, Pelaku Mengaku Dendam Kematian Ibu. Foto/Getty Images/ilbusca

POSSINDO.COM, Peristiwa – Dendam lama menjadi latar belakang pembunuhan seorang nelayan asal Desa Banjar Tabulu, Sampang, M Hasan (53). Korban tewas setelah dibacok seorang pemuda asal Surabaya berinisial AN (27) menggunakan celurit sepanjang 33 sentimeter.

Aksi tersebut terjadi di Jalan Proyek, Desa Dharma Camplong, Sampang, Madura. Polisi kemudian berhasil menangkap AN hanya sekitar tujuh jam setelah pembunuhan, Sabtu (12/9).

Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto mengatakan, penyidik mendapati motif pembunuhan berkaitan dengan dendam yang telah dipendam pelaku selama bertahun-tahun.

"Motif pelaku melakukan pembunuhan itu karena balas dendam atas kejadian beberapa tahun lalu," ujar Anang seperti dikutip detikJatim.

Dari pemeriksaan awal, AN mengaku menyimpan dendam terhadap Hasan karena korban disebut pernah menganiaya ibu pelaku hingga meninggal dunia pada 2015.

Setelah membacok korban, AN langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Sementara itu, warga yang mengetahui peristiwa tersebut berupaya memberikan pertolongan kepada Hasan. Namun, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada kepolisian. Petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap identitas serta keberadaan pelaku.

Upaya pencarian membuahkan hasil. Tim URC berhasil mengejar dan menangkap AN sekitar pukul 09.00 WIB, atau kurang dari tujuh jam setelah kejadian.

Atas perbuatannya, AN kini terancam dijerat dengan pasal pembunuhan berencana. Polisi menerapkan Pasal 459 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

"Pelaku dijerat Pasal 459 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Dengan ancaman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup dan atau pidana penjara paling lama 20 tahun," tandas Anang.

Sumber : cnnindonesia.com

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال