Dinkes Pulang Pisau Kirim Tim Ikuti Bimtek Aplikasi SIHA Guna Cegah Kasus HIV

Foto Bersaama usai Kegiatan Bimbingan Teknis Aplikasi Siha 2.1. Foto/IST
 

POSSINDO.COM, PULANG PISAU - Dalam rangka meningkatkan kualitas pengelolaan data dan pelaporan Program Penanggulangan HIV/AIDS di lingkungan Dinas Kesehatan Dan Puskesmas di Kabupaten Pulang Pisau, Dinas Kesehatan Pulang Pisau bekerjasama dengan Pusat Studi Dan Konsultasi Nasional menyelenggrakan kegiatan Bimbingan Teknis Aplikasi Siha 2.1


Kegiatan bimbingan teknis dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Pulang Pisau, dr Pande Putu Gina, Rabu(16/07/2025) di Palangka Raya dan diikuti oleh 16 peserta yang terdiri dari 12 pengelola program HIV/AIDS Puskesmas serta 4 orang dari Dinas Kesehatan Pulang Pisau dengan narasumber Apt. Efriolin Fransiska Nova,S.Farm dan Noor Hidayati Ulfah.

Kepala Dinas Kesehatan Pulang Pisau, dr. Pande Putu Gina

 

Kepala Dinas Kesehatan Pulang Pisau, dr Pande Putu Gina dalama sambutannya mengharapakan bimbingan teknis ini mampu meningkatkan kemampuan petugas kesehatan dalam pencatatan dan pelaporan kasus HIV/AIDS menggunakan aplikasi SIHA sehingga memudahkan pencatatan dan pelaporan kasus HIV/AIDS secara terpusat dan terintegrasi

“Harapannya dengan bimbingan teknis ini, fasilitas Kesehatan dan dinas Kesehatan memiliki data kasus HIV AIDS yang terintegrasi, terupdate dan valid” ungkap dr Pande

Kadinkes Pulang Pisau juga menambahkan bahwa pencatatan dan pelaporan kasus HIV/AIDS yang baik sangat penting karena menggmabarkan kondisi riil di lapangan dan memudahkan perencanaan kegiatan

“Data yang valid sangat penting sehingga kita mengetahui kondisi nyata di lapangan dan tentunya menjadi dasar kita untuk merencanakan kegiatan sesuai kondisi yang ada” tambah dr Pande.

Tentang Aplikasi Sistem Informasi HIV/AIDS (SIHA) dalam Pencegahaan Kasus HIV


Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi SIHA 2.1 merupakan pelatihan yang ditujukan bagi petugas program HIV AIDS untuk meningkatkan kapasitas dalam mengelola data melalui Sistem Informasi HIV AIDS (SIHA) versi 2.1. Sistem ini menjadi alat utama pencatatan dan pelaporan kasus HIV, AIDS, dan IMS di Indonesia. Melalui bimtek ini, peserta dibekali pemahaman tentang alur pencatatan mulai dari deteksi kasus hingga pemantauan pasien, serta keterampilan teknis seperti entri data, validasi, dan pelaporan yang sesuai standar nasional.

Keakuratan data dalam SIHA 2.1 sangat penting karena menjadi dasar perencanaan, intervensi, dan evaluasi program HIV AIDS. Data yang baik memungkinkan pemerintah dan pemangku kebijakan untuk memetakan tren epidemi, mengukur cakupan pengobatan ART, serta menentukan strategi berbasis bukti dalam upaya pencegahan dan penanganan. Tanpa data yang valid, efektivitas program dapat menurun dan berisiko salah sasaran.(Lipsus)


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال